aaqq's posts with tag: travelling

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag travelling
Blog Entryremahan surga berau di majalah eveMay 6, '08 4:38 AM
for everyone

mei ternyata bulan yang indah buat gue.. at least awal-awal bulannya, huehehehe. selain gaji masuk, cuaca makin membaik dan gue sepedahan mulu *dan jadi sehat toh?*, kemaren gue dapet ipod-touch, dan........ untuk pertama kalinya pula.. artikel gue masuk di majalah!!! majalah eve-indonesia pula!!! *guling-guling.. sambil nangis darah saking gak percaya*

artikel yang gue buat bercerita tentang traveling di berau.. one of my favorite places in indonesia. tempat gue penelitian.. tempat gue jalan-jalan-jalan.. tempat di mana gue menemukan banyak orang-orang baik dan hebat. i can't wait to go there again, end of this year. mau ikut? hayu hayu hayu...

thanks buat guni yang maksa-maksa gue buat nulis *tapi worth banget kok*.. redaktur eve indonesia.. ija buat foto underwaternya.. wiwin buat editan awalnya (juga imey dan guna yang baca duluan)..  dan tentunya orang-orang di berau yang bikin ini semua jadi lebih mudah untuk ditulis. so? buruan beli majalahnya yah.. mulai terbit besoktuh!

click for larger image


Photo Albumvisiting angel's sanctuary (14 photos)Dec 25, '07 9:14 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
seri ini sebenarnya hutang yang lama. sudah sejak awal desember lalu kudunya saya upload, namun berbagai kesibukan dan kesenangan *halah.. naooon coba* membuat saya baru bisa melaksanakannya sekarang. a nice trip to the angels' house in museum prasasti-jakarta with some lapanpuluhan (narsis) friends.

similar series can also be found in:
http://sijore.multiply.com/photos/album/17/Prasasti_80an
http://bludragon.multiply.com/photos/album/42/Photo_Session_di_Museum_Prasasti
http://cinnamonstar.multiply.com/photos/album/15/Prasasti_Photos_My_Best_Cut_V.01
http://qyus.multiply.com/photos/album/28/Berlibur_ke_Museum_Prasasti

Blog Entryketika lima bulan berlaluDec 14, '07 4:57 PM
for everyone

akhirnya.. perjalanan lima bulan kemarin pun berakhir. lima bulan di indonesia benar-benar menjadi satu chapter dalam hidup (as i predicted before) yang tidak bisa di-ignored begitu saja. perkenalan dengan banyak orang baru di jakarta, bogor, bali, berau dan bahkan di internet (hai-hai *dadah-dadah*.. kalian memang menyenangkan, helpful, baik hati, gila, heboh, lucu... pokoknya top!!), bertemu dengan sahabat-sahabat lama (you guys showed me what's the meaning of true friendship....), bertemu keluarga tercinta yang ternyata tetap berada di atas segala hal di dunia ini (love you guys..), merasakan kupu-kupu di perut selama beberapa kali (walaupun akhirnya ia terbang entah kemana), merasakan banyak kepahitan hidup (reality bites.. meneer!!), muncul di koran nasional (lihat di sini kalau tidak percaya.. hahahaha), jungkir balik keluar masuk desa di berau sana, kerja sekaligus liburan di tempat terindah di indonesia, snorkeling bersama empat sahabat hebat, menjadi guide untuk sahabat-sahabat pirang yang belum pernah tahu indonesia, pindahan rumah, presentasi hasil riset berau untuk pertama kalinya (di bali pula!!), kehilangan layar pada notebook tercinta, hunting foto dan berdebat bersama 3 sahabat hingga jam 2 pagi di sarinah untuk sebuah hal yang bernama benang merah, adalah sebagian hal yang saya dapat selama lima bulan kemarin. dahsyat bukan?

More...pada saat kepulangan, kecemasan akan banjir di sepanjang perjalanan, ternyata malah membuat saya terlalu cepat datang ke bandara soekarno hatta. saya pun harus menunggu 4 jam sebelum pesawat siap berangkat. ah tapi itu jauh lebih baik dibandingkan terburu-buru bukan? lalu, rasa girang akibat kesuksesan tidak membayar sejuta rupiah untuk secarik kertas bernama fiskal, pun hanya berlangsung sesaat. saya kembali melakukan kebodohan administrasi yang kesekian kalinya *hiks.. kebodohan genetis kah?*. paspor saya ternyata hanya berumur tiga bulan lagi, dan syarat untuk terbang ke luar negeri adalah enam bulan. huaaa..

dag dig dug perasaan ini melewati jalur pemeriksaan imigrasi. tak salah lagi.. paspor saya dinyatakan expired oleh mas-mas penjaga loket imigrasi. lemas, letih, lesu, lunglay, dan lalay langsung menimpa saya. tiba-tiba, dalam kecemasan itu.. saya berinisiatif mengeluarkan kartu ajaib dari pemda (pemerintah belanda) yaitu... residence permit!!! dengan pede saya bilang.. mas, saya residen belanda.. ini kartu saya. perlahan ia pun mulai melunak.. seraya berkata: mas, kalau sudah tiba.. langsung perpanjang paspornya di KBRI ya. fiuuuh.. yippy!! akhirnya saya melenggang menuju gerbang keberangkatan dengan perasaan lega. semoga ini menjadi kebodohan terakhir saya, atau at least, tidak sebanyak tahun yang lalu. huehehe.

perjalanan ke belanda pun begitu cepatnya. setelah transit di singapore, 12 jam perjalanan menuju amsterdam dilalui dengan tidak terasa. bertemu orang indonesia dalam perjalanan memang menyenangkan. saya pun tak ragu untuk tersenyum dengan siapapun yang bermuka indonesia. saya bahkan disangka pelaut oleh beberapa pelaut indonesia yang hendak kembali bekerja di rotterdam. saya hanya bisa tersenyum kecut mendengar pertanyaan mereka. wajah saya memang lebih cocok untuk menjadi pelaut yah? saya pun berkenalan dengan seorang bapak yang anaknya ternyata seorang pemain sinetron terkenal di indonesia. namun sayang, saya ternyata tidak mengenal anaknya *langsung membuka google*. eh tapi ternyata menjadi pemaen sinetron itu enak yah? hahaha..

di pesawat saya pun merasakan sebuah hal bernama karma. sejak dulu, entah sudah beberapa orang yang protes dengan suara tidur saya, dan saya hanya tertawa. karma memang berjalan tanpa melihat tempat dan waktu. saya ternyata mendapat tempat duduk di kursi tengah di antara bapak-bapak yang sesekali mengorok kencang pada kuping kanan dan kiri. huaaaa...  mantap sekali bukan? hal itu membuat saya memikirkan komplain sahabat-sahabat saya dahulu. ini kah karma? saya pun hanya bisa mengurut dada, sembari mengutuki diri yang lupa membawa obat tidur paling cespleng sedunia... antimo.

dan sekarang.. saya sudah berada di sebuah kamar yang hangat, tak jauh dari pusat kota utrecht, tinggal bersama 5 orang belanda lainnya dalam satu lantai, berbagi dapur dan toilet, serta mulai berbelanja, memasak dan mencuci sendiri lagi. ah, semoga menjadi rumah yang menyenangkan. saya pun sudah mulai beraktifitas di kampus yang semakin nyaman. beberapa kolega lama dan baru menyambut dengan antusias, membuat saya feel at home. saya pun bahkan sudah mulai merasakan kupu-kupu di perut. ah tapi kibaskan saja dulu yah? belum waktunya untuk bermain dengan kupu-kupu bukan? masih banyak pekerjaan dan tanggung jawab yang menanti di minggu-minggu mendatang.. and i'm excited with those!! udara belanda pun sudah sangat dingin. kemarin bahkan mencapai 3 derajat celcius, brrrr..

semoga chapter mendatang bisa menjadi bagian yang menarik dalam hidup seorang aaqq. doakan saya ya. amin.


ddd
dThumbnaild
ddd
jakarta memang fenomenal. semua tempat.. semua peristiwa.. semua hal.. adalah sebuah objek yang menarik untuk fotografi. melintasi waktu.. era.. dan zaman, jakarta adalah sebuah saksi perubahan (pembangunan?) yang terjadi dalam kurun waktu ratusan tahun. sepeda, bajaj, angkot, busway hingga (nantinya) monorail, telah dan akan menjadi saksi bisu transformasi sosial yang terjadi di ibukota tercinta ini.

toch, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, jakarta tetaplah cantik dan menarik. laksana wanita bohay dengan dada yang tak kempes-kempes, ia adalah magnet untuk semua orang yang ingin mengadu keberuntungan. termasuk kalian semua bukan?

so.. enjoy jakarta!!

ddd
dThumbnaild
ddd
bali memang senantiasa memberikan daya magis yang berbeda setiap kali kita mengunjunginya. lama ataupun sebentar waktu kunjungan kita, senyum yang mengembang senantiasa terlihat pada saat kita mulai meninggalkan pulau dewata. sebuah kepuasan atas keindahan surga.

saya hanya memiliki waktu empat hari di sana, bahkan 2 harinya pun dihabiskan di hotel untuk menyelesaikan urusan meeting dan seminar. tapi, setiap sudut bali tetaplah menampilkan keajaiban bagi siapapun, di manapun. saya pun hanya bisa tertegun melihat setiap sudut. semua kejadian.. semua keindahan.. semua benda.. berada pada posisi dan waktu yang tepat untuk menjadikannya sebagai sebuah KEAJAIBAN. saya (harus) akan kembali lagi.. entah kapan..

silahkan melihat sudut-sudut bali.. yang sempat saya jepret. seperti biasa.. enjoy kan lah!!

Photo Albumberau 7.0 - an epilogue (37 photos)Nov 26, '07 3:09 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
sedikit terlambat memang. sudah dua minggu lebih saya meninggalkan tempat itu. terlalu banyak.. hal yang saya dapat di sana, mulai dari pengalaman, persahabatan, nutrisi jiwa dan hal-hal tidak enak pun sempat hadir. perjalanan belum selesai, masih akan ada lagi seri perjalanan ke berau dalam masa-masa mendatang.

banyak hal yang perlu diselesaikan.. masih banyak titik yang perlu dijelajahi.. dan masih banyak pertanggungan yang harus di jawab.. *naon seeeh*. sampai bertemu lagi.. kawan-kawan. terima kasih untuk sebuah penyambutan yang hangat dari timur laut kalimantan.

berikut beberapa jepretan yang sempat saya ambil di kota tanjung redep dan sekitarnya. enjoy kan lah!!

ddd
dThumbnaild
ddd
senang rasanya dikunjungi sahabat-sahabat di tempat di mana kita bekerja.. dan mereka menjadikan perjalanan, pekerjaan, dan liburan ini menjadi seperti surga. derawan, maratua, sangalaki dan kakaban pun menjadi surga bagi kami semua, lima anak muda yang haus petualangan. huekekekek.. thanks to ija, atta, alaya dan degi untuk menjadi teman perjalanan yang menyenangkan.

oyah.. foto underwater.. semuanya milik ija yah.. untung dia bawa.. fiuh..

Blog Entryberau 5.0: ramadhan di tanah berauOct 11, '07 11:39 PM
for everyone

ramadhan di tanah berau..
adalah berpuasa dengan hawa yang sangat panas, di mana matahari bersinar dengan kencangnya, tepat di atas ubun-ubun pada saat siang menjelang. lokasinya yang berada tak jauh dari garis ekuator, begitu menguji keimanan untuk terus berpuasa. panas.. panas.. panas..

More...ramadhan di tanah berau..
adalah bersahur bersama ‘keluarga baru’ di kost-an tanjung redep, yang dengan setia me-miss call-kan saya pada jam 3 subuh, kadangkala dengan gedoran di pintu akibat malas bangun. juga pengalaman sahur dengan sahabat-sahabat baru, yang dengan baiknya memasak serta membangunkan saya ketika saya berada di kampung. thanks, tri!!

ramadhan di tanah berau..
adalah rasa bangga melihat sang bapak pemilik rumah memasak untuk sahur di hadapan istri, ketiga anak lelakinya, keponakannya, serta satu orang asing dari tanah jawa. ikan kakap asam manis, tempe kecap, ataupun capcay menjadi menu sahur yang sangat sayang untuk dilewatkan. sebuah kebiasaan yang membuat saya berjanji untuk belajar memasak lebih baik lagi, juga keinginan untuk memiliki anak (heh, naon hubungan nana?).

ramadhan di tanah berau..
adalah sebuah gelak tawa riang hingga menggelegar ketika menonton adul, olga dan komeng di trans tv. sebuah ketololan yang menjadi teman penanti subuh selama sebulan penuh. u guys rock!!

ramadhan di tanah berau..
adalah sebuah sebuah kucing-kucingan untuk bisa tidur cepat. karena, jika tidak, maka kita akan terdahului oleh rombongan pembangun sahur yang menggunakan satu buah mobil pick-up, dilengkapi sound system segede-gede bagong, suara menggelegar hingga kaca bergetar, plus lagu-lagu dangdut terbaru yang akan melintas di depan rumah hingga mayat pun dapat terbangun. sepanjang puasa, sudah beberapa kali mereka sukses membangunkan ataupun membuat saya begadang hingga sahur. dahsyat.

ramadhan di tanah berau..
adalah sebuah ketakjuban ketika menjelajahi sebuah desa dayak yang sebagian besar beragama nasrani. sebuah penghargaan atas puasa saya dapatkan dari seorang sahabat baru, yang juga local guide saya. ia dengan rajinnya membangunkan dan ikut sahur selama tiga hari berturut-turut di tengah gelap gulitanya kampung yang memang belum ada listrik. walaupun, pada pukul 9 pagi, secara diam-diam ia pun kembali menyantap sarapan bersama keluarganya. thanks a lot, tor!

ramadhan di tanah berau..
adalah penjelajajahan kuliner berbuka puasa khas berau. dengan makanan pembuka yang sangat beragam. mereka menjualnya dimana-mana, mulai dari pelataran mesjid agung, pasar, hingga di depan rumah. sebuah kemeriahan puasa yang tidak saya dapatkan selama beberapa tahun terakhir ini.

ramadhan di tanah berau..
adalah berbuka puasa bersama sahabat-sahabat baru dengan berbagai tipe dan latar belakang. juga sebuah cara baru berbuka yang baru, dimana nasi langsung disantap tanpa basa-basi sesaat setelah beduk berbunyi. kan kudunya berbuka dengan yang manis dulu yaaa…

ramadhan di tanah berau..
adalah rasa haru ketika melihat kegembiraan para adik-adik yang melihat kakaknya pulang dari rantau. sebuah rasa gembira atas rindu yang terlepas setelah setahun tak bertemu. sebuah ekspresi yang membuat saya menyesal karena tidak pulang pada lebaran kali ini. saya rindu bogor dan mereka...

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1428 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
SEMOGA KITA BISA MENEMUKAN SEBUAH MAKNA KEMENANGAN DALAM PERJALANAN RAMADHAN KALI INI.
AMIN.

Blog Entryberau 4.0 - di tengah birunya laut berauSep 11, '07 1:52 PM
for everyone
perjalanan saya kali ini menuju sisi sebelah timur kabupaten berau. ke arah laut tepatnya. ada dua desa yang menjadi tujuan utama saya, yaitu tanjung batu di pesisir dan derawan di tengah gugusan pulau-pulau cantik itu.

empat jam
niat baik memang tak selamanya akan berjalan dengan baik pula. dengan semangat enam sembilan dan keinginan untuk bisa buru-buru melakukan penelitian di desa, saya bangun pagi-pagi sekali dan membawa barang ke sebuah pengkolan di tepian sungai segah. beberapa mobil kijang angkutan ke desa tanjung batu sudah berjejer di sana. jam 9 pagi saya pun bersiap di mobil. belum ada siapa-siapa. ah.. menunggu muatan mungkin. sejam..dua jam.. saya mulai curiga. si supir juga mulai terlihat gelisah. beberapa kali mengatakan ke saya untuk menunggu sebentar lagi. alhasil.. setelah tiga jam menunggu, kesabaran saya memuncak dan siap meluapkan kemarahan. namun, si supir dengan santainya mengatakan, "nanti jam 1 kita berangkat ya mas". whaaaaaaaaaaat??

akhirnya.. dengan nafas yang tersisa saya sabarkan hati ini, menunggu beberapa penumpang yang ternyata sudah ada sejak tadi pagi. mereka dengan santainya sedang berbelanja di pasar, mengambil gaji bulanan mereka sebagai guru, dan beberapa bahkan sedang makan di warung terdekat. yang lain, bahkan di jemput di rumahnya. sialaaaaaan!!!

More...desa tanjung batu
dua setengah jam perjalanan membuat saya lelah. belum lagi menunggu selama 4 jam. dunia memang sempit, orang dan rumah yang saya tuju ternyata adalah adik dari si supir. saya gak bisa berkata apa-apa lagi. jika saya tadi memaki-maki sang supir, mungkin saya sudah merasa tidak enak tidur di rumah sang adik. teh manis hangat dan rombongan guru smk kelautan berau yang baru, menyambut saya. mereka ternyata juga tinggal di tempat yang sama karena belum mendapat rumah tinggal yang layak untuk ditempati. para guru-guru yang relatif muda dan baru saja lulus dari kuliah, begitu bersemangatnya bekerja di tempat baru namun terpencil ini. saya melihat semangat yang begitu menggebunya untuk mendidik para murid-murid mereka. salut saya pada semangat yang ada.

desa tanjung batu ternyata relatif maju. sinyal telkomsel saya bahkan begitu kencangnya di hape. para nelayan begitu beragamnya memiliki alat komunikasi tersebut. hape telah membuat usaha mereka menjadi maju, mulai dari pemesanan ikan, penyewaan perahu dan mobil, serta urusan-urusan lainnya. tanjung batu mulai menggeliat.

bersama manto, teman baru saya, kami pun mencoba untuk memancing di ujung dermaga laut sana. berbekal umpan yang cukup banyak, di tengah dinginnya angin malam, kami lemparkan tali pancing. langit yang cerah, gelapnya malam, dan kesunyian laut membuat saya termenung. jutaan bintang menemani saya malam itu. saya merasa kecil dan bukan siapa-siapa. malam itu, saya ternyata hanya memberi makan ikan-ikan di laut. tak satupun kerapu atau kakap merah bisa saya dapat. mereka lebih pintar rupanya.

pulau derawan
setelah berkelana di tanjung baru selama lima hari, perjalanan saya lanjutkan ke pulau derawan. menggunakan speed boat carteran, saya meluncur ke pulau melewati ratusan bagan yang berdiri di tengah-tengah laut. bagan yang dari kejauhan berbentuk seperti panggung dengan rumah kecil di atasnya, digunakan sebagai alat untuk menangkap ikan teri di malam hari. jaring yang ada di bawah panggung, di turunkan selama beberapa saat sebelum memanen para teri-teri yang terperangkap di dalamnya.

saya pun melewati ratusan burung camar yang terbang rendah ke arah permukaan laut. mereka berlomba-lomba memangsa ikan yang berada di situ. keberadaan burung camar pun digunakan sebagai penanda bagi para nelayan untuk menentukan tempat pengambilan ikan. berbagai aktivitas mencari ikan oleh para nelayan menjadi pengiring keberangkatan saya ke pulau derawan.

derawan menyambut saya dengan ramah. cuaca yang sangat cerah, langit yang biru, panas yang tidak begitu menyengat, pasir yang putih, laut yang sangat biru, serta terumbu karang dan ribuan ikan-ikan yang jelas terlihat dari atas perahu yang saya gunakan, seperti bersatu membuat harmoni indah di semua panca indera ini.

esok harinya, beberapa saat setelah menyelesaikan interview, saya selalu langsung melesat ke laut untuk snorkeling. hamparan terumbu karang berbagai warna dan ratusan, bahkan ribuan jenis ikan beraneka warna berada di hadapan saya. bahkan, beberapa ekor penyu hijau pun tak ragu untuk melintas di hadapan saya. namun saya kalah lihai dibanding mereka. sulit sekali untuk bisa mengejar mereka, walalupun hanya untuk menyentuh punggungnya.

malam hari pun menjadi waktu eksplorasi bagi para penyuka penyu. kita bisa melihat proses mereka bertelur di beberapa bagian pulau. tak hanya derawan, beberapa pulau di sekitarnya seperti pulau sangalaki dan pulau maratua menjadi tempat favorit para penyu bertelur. jika air pasang, maka dengan mudah kita bisa menemukan puluhan atau bahkan ratusan penyu mengeluarkan bakal calon tukik di lubang yang mereka buat sendiri.

walaupun usaha perdagangan telur penyu masih marak, segelintir usaha penangkaran sudah dilakukan oleh beberapa pihak yang berwenang. setidaknya, masih banyak para calon penerus penyu hijau ini di masa mendatang kelak. namun, entah berapa banyak yang bisa bertahan. karena hanya sedikit persentase tukik penyu yang bisa hidup setelah mereka berada di laut lepas. predator seperti hiu dan lainya siap menjadikan mereka sebagai mangsa yang lezat.

pulau derawan memang menyimpan pesona yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. saya pun terbuai oleh remahan surga yang terjatuh di kabupaten berau ini. amazing.

bertemu kembaran
oya, di suatu sore, ketika saya berada di ujung dermaga selepas melakukan snorkeling, tiba tiba saya dikejutkan oleh suara kapal besar yang merapat di dermaga. ternyata rumor yang saya dengar beberapa hari yang lalu benar adanya. kembaran saya, nicolas saputra, memang sedang melakukan pengambilan gambar di kepulauan derawan ini. bersama riri riza dan kru-kru lainnya, mereka tampak menurunkan beberapa peralatan di dermaga. dengan wajah sok cuek namun penasaran, saya membereskan perlengkapan lenong menyelam, sembari sesekali mencari sosok sang seleb. ah, ternyata memang hanya sedikit saja perbedaannya. dia keriting dan saya tidak. lainnya, bisa dibandingkan sendiri.

malam itu, saya hanya bisa tergelak melihat beberapa orang begitu ramainya berada di penginapan. mereka berama-ramai mengeluarkan hape berkamera keluaran terbaru dan berpose bersama sang idola. melihat semua itu, saya hanya bersyukur, ternyata menjadi orang biasa itu lebih menyenangkan *huakakakakak.. menghibur diri mode on*.

maaf.. untuk perjalanan kali ini.. saya benar-benar speechless. tak banyak yang bisa saya katakan. just let the pictures describe their own stories. you may see the pictures here


ddd
dThumbnaild
ddd
a picture says thousand words... dan itu bener. saya begitu speechlessnya.. sehingga gak tau harus menuliskan apa di perjalanan kali ini.



Photo Albumindonesia - my lovely country (66 photos)Apr 21, '07 5:11 AM
for everyone

Photo Albumspain - always in the avant-garde (16 photos)Apr 21, '07 5:04 AM
for everyone

Photo Albummalaysia - the truly asia (6 photos)Apr 21, '07 4:56 AM
for everyone


Photo Albumfrance - where life becomes art (12 photos)Apr 21, '07 4:03 AM
for everyone


Photo Albumbelgium - the essence of europe (15 photos)Apr 21, '07 3:54 AM
for everyone


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help